Senin, 03 Januari 2011

IHSW. part 3{po.op asep}

CONFUNDO PORTKEY
          “ Apakah kita sudah aman?”Tanya Hannah kepada kelinci. Well, alibi ku menunjukkan bahwa kita sudah berhasil kabur dari rumah perempuan sinting itu. Kelinci bergumam. “Baiklah dimana portkeynya?” sambung potter. “Sepertinya aku melewatkan sesuatu yang berdecit”, kelinci mengobrak abrik akar daisy yang berada di pojok jalan buntu tersebut. ‘Well ini dia’. Kelinci mengambil sebuah perkamen tua bertuliskan GET OUT FROM ME! Luna tampak kebingungan akan hal tersebut seraya berkata. “apa kau yakin Mr. Rabit? Apakah  kau yakin ini portkeynya?”. Ya tentu saja, aku tak pernah salah sejauh ini nona pucat. Gumam kelinci. “Get for ready Guys, we will arrive on Hogwarts As soon as possible.” Hannah tampak tidak sabar akan menyentuh cahaaya berkilauan dari perkamen lusuh itu. “OK, aku akan menghitung mundur dan bersiaplah,!” Kelinci memasang aba aba untuk mereka dan 1,2,3. Mereka menyentuh portkey itu dan seketika menghilang dari sudut jalan buntu itu, dengan teriakan terakhir dari Luna tentunya.. itu sedikit mengganggu dan berbunyii WOKWOKWOKWOK… ƪ(˘_˘'!|)ʃ
Knockturn Allay
            ARGHHHH. *brukkkk suara mereka  jatuh dari lubang diatas udara yang entah dari mana asalnya. Mhhh, sepertinya ini tidak begitu menyenangkan. “keluh Potter”. “Yea untuk beberapa saat kau perlu merapikan kukumu potter!”. Kelinci bangun darii tumpukkan salju dan tampak kebingungan. “Tempat apa ini? kenapa kita ada disini?” Hannah bertanya ketus kepada kelinci. Well, guys aku pun belum pernah mengunjungi tempat ini, KNOCKTURN ALLAY? Tempat maacam apa ini? Gumam kelinci. Hufft, luna menahan nafasnya dalam. “kita tidak bisa terus diam disini, kita harus sampai di kastil sebelum jam 8 malam,”. “Ya atau tidak kau akan tinggal di kandang OWL bersama para burung hantu” Celoteh Hannah. “Knockturn Allay, tempat berkumpulnya penyihir Allay, apa maksud dari papan wilayah ini?” .Potter tampak seperti orang yang kehilangan matanya. Tampak seseorang menghampiri mereka, dari kejauhan orang itu berambut diikat, berslayer biru dan sangat kumal sehingga stocking nya terlihat robek, ia pun menghampiri Potter dan kawan kawan seraya berkata “ Apakah kalian Calon siswa IHSW?”. Potter,Hannah, dan Luna tampak kebingungan kecuali kelinci yang sepertinya sudah mengetahui ssosok wanita aneh tersebut. “Siapa kau? Jangan coba untuk macam macam ya!” Hannah maju kedepan sembari mengacungkan wand Leprechauntnya kea rah wanita kumal tersebut. “Hahahaha jangan takut dear, aku tidak akan mencelakaimu. Tenang saja.” Wanita itu menorehkan wand Hannah sambil memakan berttie boots. “ Senang bertemu denganmu miss Allya” sambut kelinci hangat. “ kau kenal wanita ini kelinci?’ Tanya potter halus. “Ya tentu saja karena wanita ini adalah prefek kami, prefek asrama Ravenclaw.” . Potter, Luna, dan Hannah pun terkejut akan perkataan kelinci dan langsung minum aer kobokkan ƪ(˘_˘'!|)ʃ.” Hahahah, itu hal biasa,aku sudah sering mengalami peristiwa seperti ini”. Sambung wanita itu dengan logat jawanya yang medok. “Ngomong ngomong kenapa kalian masih disini, sebentar lagi petang dan kelihatannya kalian murid taun pertama, hmm apakah kalian tidak ingin menyaksikan upacara Topi seleksi?”. Potter menjawab “ well tentu saja kami mau, tapi bagaimana caranya kami sampai ke kastil, sedangkan ini sudah pukul 5. 30 sore. Itu sangat mustahil. Diperlukan waktu lebih kurang 3 jam untuk sampai ke kastil dari sini.” “HAHAHAHAHa kalian jangan khawatir, kalian akan sampai dengan sekejap dikastil tanpa menunggu lama karena itu hal yang mudah.” Luna mendengarkan dengan serius dan lekas bertanya,” bisa kau menunjukan caranya kepada kami miss?”.. “ Well dengan senang hati! PAT GULILIPAT . Allya mengikat mereka ber 5 termasuk dirinya sendiri, dan dengan bersamaan datanglah segerombol ibu ibu wizard pkk yang mungkin sedang berjoging ria, dan menyepak mereka ber 5, hingga akhirnya sampai di luar pagar kastil IHSW ƪ(˘_˘'!|)ʃ(asoy dah!!!)…
Ceremony will Beginning
            “Wow megahnya apa ini sungguhan?” Hannah terkagum kagum melihat bangunan IHSW yang amat megah dan berkilauan(lebay).  “Ayo segera kita masuk untuk apa berlama lama disini.” Ajak prefek ravenclaw. “baiklah!” Potter, Hannah, dan Luna menjawab dengan serempak. “COLLOPORTUS” Allya mengacungkan wandnya ke depan pintu gerbang kastil seraya berbunyi sesuatu yang berdecit dari pintu kastil itu. NGEKKKKKKK.. mereka memasuki halaman depan Kastil IHSW dan tampak ramaii sekali murid murid baru mengenahkan jubah kelamnya yang mengkilat hilir mudik kesana kemari. “ Nah, kami sudah mengantar kalian sampai kesini dear, sekarang kami harus menemui teman teman kami” kelinci pun berlari menuju ke dalam ruangan kastil dan disusul oleh Allya. “Katakan aku tidak bermimpi!”. Hannah terus menjkambak rambutnya sendiri dan sesekali memutar bola matanya.” Kau tidak bermimpi Hannah, ini sungguhan. Kau telah menyaksikan ratusan penyihir muda berdiiri di depanmu.” Terkadang Luna bijak dalam hal yang tidak terlalu penting. “Hello Stinky Potter!”. Terdengar suara yang sangat menyebalkan dari belakang tumpukan jerami di samping mereka, ya itu adalah suara si anak pirang Marvolo Gaunt, matanya yang tajam dan meremehkan itu membuat Potter dan teman-temannya sebal. “Hello Gaunt, apa maksudmu?” Tanya Potter Heran. “Well Tidak ada, semoga kau dan temanmu tidak menginjak asrama sang darah murni nanti malam, see you Potter!” lagi lagi Marvolo meninggalkan mereka dengan kesan yang tidak menyenangkan. “ Sudahlah Potter jangan kau terlalu pikirkan orang asing itu” Luna berkali kali membujuk potter agar tidak bersedih. “Ya itu benar untuk apa kita memikirkan pria aneh berambut pirang itu,lagipula kita juga tidak mengenalnya sebelum bertemu di Hogwarts Express.”. Hannah tampak berbicara dengan nada kesal dan menggerutu. “ ya, tetapi apa maksudnya asrama darah murni?, aku sangat penasaran apa yang ia maksud.” Potter tampak sangat pucat mungkin karena rasa penasarannya yang begitu mendalam. “ Ehm, maksudnya adalah asrama Slytherin.” Luna menjawab. “hah, slytherin? Mereka hijau, berlendir, licik dan aku menyesal mengatakan bahwa mereka asrama termasyur di sini -_-.” Hannah memotong pembicaraan luna. “ Well, jika begitu apa kalian yakin kita akan masuk asrama yang tidak bersahabat itu?” Tanya Potter kepada Hannah dan Lunaa. “ Sepertinya tidak, hahaha kau bercanda Potter.” Luna tertawa kecil sambil menggaruk keteknya ƪ(˘_˘'!|)ʃ..” Tunggu apalagi Guys, ayo segera kita menuju Aula besar, para murid mungkin sudah berkumpul disana sebelum 1 jam lagi persiapan.” Hannah tampak tidak sabar akan momentum ini..
*LATAR MUSIK HEDWIG THEME* BISA DI DOWNLOAD

Headmaster Change  ♣
          Teng… Teng… Teng,,, tampak jam tua pada dinding berdentang menunjukkan bahwa sudah pukul 8 malam dan tampak anak anak IHSW yang menunggu para murid baru di meja asrama mereka. “Professor Gonaggal, Professor Gonaggal.” Panggil Professor Dumbledore. “ Ya ada apa Professor Albus?” sahut Professor Gonaggal. “ Aku ingin mati sekarang, mood q untuk mati semakin besar. Cepat kau panggil Snape.” Perintah Dumbledore kepada Minerva. “ BAiklah Professor, akan segera kupanggil.” Professor Minerva mengacungkan wandnya yang sangat berkilauan itu ke udara seraaya berkata “ACCIO SNAPE” ƪ(˘_˘'!|)ʃ tetapi yang terpanggil hanyalah pakaian dalam  snape, Professor Gonaggal Lupa akan mantra Accio yang tidak begitu kompleks untuk memanggil benda hidup. “ Ada apa kau memanggilku Minerva?, kau terlihat sangat tidak sopan hari ini!” Gerutu snape sambil berlari dengan daon pisang kea arah Minerva. “ Oh akhirnya kau datang juga Snape, Aku sekarang ingin mati, aku tak kuat akan penyakit diabetes yang telah menggerogotiku selama berpuluh puluh taun ini.” Muka Dumbledore  tampak memelas. “ Jadi apa yang kau mau dariku professor?” Tanya Snape dengan raut wajahnya yang gelap. “ Aku ingin mati ditanganmu snape, cepat sekarang lakukan, dan wasiatku untuk Flitwick yang menggantikanku sebagai kepala sekolah IHSW yang baru, karena ia adalah guruku dulu,” Dumbledore tampak kelelahan, hal itu terlihat dari nafasnya yang terengah engah. “ Baiklah jika itu maumu professor.” Snape menarik nafasnya dalam dalam dan mengacungkan Wandnya ke udara seraya merapalkan TU-RAN-TUH-LEG-RAH , dengan sekejap Dumbledore berjoget waka waka ditemani oleh Minerva dan snape yang terbawa suasana, Hal ini membuat Dumbledore kelelahan dan akhirnya mati di tempat. “ Snape kenapa tidak kau bunuh dengan kutukan kematian saja?” Tanya Minerva heran. “ Hei, menurut ilmu kesehaatan orang diabetes tidak tahan akan sesuatu yang membuatnya terlalu kelelahan!” Bantah Snape. “O.O”. Minerva hanya melongo seperti sapi ompong didepan snape. Tiba Tiba sang Goblin setengah manusia dating menghampiri mereka. “Professor Professor waktu sudah menunjukan pukul 8 apakah tidak sebaiknya upacara seleksi asrama segera dilaksanakan.” Ya itu adalah Professor Fillius Flitwick, perawakannya yang kecil dan suaranya yang nyaring seperti burung ciicit itu membuat semua orang gemas, (unyu unyu). “ YA sebaiknya segera dilaksanakan”, Minerva segera membenahi jubahnya yang sempat kusut karena habis menari waka waka. “ Hei Kenapa Dumbledore?” Flitwick menunjuk mayat Dumbledore yang tergelatak diujung jendela kantornya. “ OH itu, itu tadi dia mati karena ingin mati, dan ia menunjukmu sebagai kepala sekolah yang baru Professor flitwick.” Minerva menjawab dengan tergesa gesa sembari merapikan topi kerucutnya. “ APA kau sungguhan Minerva, oh akhirnya mimpi itu menjadi kenyataan, tetapi apa tidak sebaiknya kita mengubur jenazah Dumbledore terlebih dahulu?”. Flitwick bertanya sambil ballet. “ Ah tidak usah, kelamaan sementara anak anak sudah menunggu” jawab Minerva. “ Oh ya sudah kalau begitu ayo kita segera menuju Aula Besar.” AJak Flitwick keada Minerva dan Snape yang berdiri di balik Lemari untuk mengenakan Jubah hitamnya. “ Tunggu sebentar.” Potong Minerva, Minerva pun tanpa Dosa menendang seonggok mayat Dumbledore ke luar jendela, sehingga Dumbledore terjatuh ke lubang yang seepertinya memang telah dipersiapkan sebelumnya. ƪ(˘_˘'!|)ʃ

♣BLOODY HELL CEREMONY♣
          Tampak begitu riuh sekali suasana aula besar malam itu ditambah dengan kemunculan para hantu Hogwarts seperti Bloody Baroon dan Grey Lady. Professor Mc Gonaggal berjalan menuju ke arah topi seleksi yang tergeletak diatas kursi lusuh diikuti di belakangnya para calon murid baru. “ Good Night My Child, selamat datang di Indonesian Hogwarts School of Witchcraft and Wizardry Great Hall, saya selaku Kepala sekola IHSW mengucapkan selamat kepada kalian yang terpilih menjadi murid disini. Well tidak Panjang lebar setelah perkenalan para professor an staff, Professor Gonaggal akan segera melakukan upacara Topi seleksi. “ Flitwick pun turun dari mimbar dan menuju meja para professor sambil mengenalkan satu satu professor di IHSW. “ Good Night Ladies and Gentlemen inilah Para staf and Prtofessor kita di IHSW” Dengan cebolnya ia hilir mudik kesana kemari. “ Good nigt, Children saya professor Minerva, saya mengajar transfigurasi disini dan saya sangat suka bila kalian masuk kelas saya dengan rajin.” Professor Minerva tampak berwibawa malam itu, dilanjutkan dengan perkenalan Professor Ramalan.” Selamat malam anak anak saya prof heidy trelawney ,apakah kalian suka meramal -_-“ Professor trewlaney tampak seperti orang mabuk malam itu, dan professor Lupin pun sigap untuk mengenalkan diri “ selamat malam , semoga kalian betah disini saya mengajar defence against from the dark arts di IHSW ini kalian bisa memanggil saya silicon atau shincan jika kalian mau.”. semua murid tampak saling berpandangan satu sama lain dan mulai merasakan sesuatu yang aneh. Selanjutnya professor Arithmancy, Professor Enda vector sahabat professor Minerva sejak lahir ƪ(˘_˘'!|)ʃ. “Selamat malam anak anak, apa kalian suka berhitung? Karena saya akan mengajarkan kalian betapa mudahnya arithmancy di IHSW ini. Salam kenal J”. Dan tidak ketinggalan professor Snape memperkenalkan diri dengan tatapannya yang dingin” Good Night, I hope you enjoy in my class, actually Potion!” para murid tampak ketakutan melihat sosoknya yang dingin. Disusul dengan professor dave dengan totok jawanya yang khas dan professor sprout, Madam Hooch juga Binns,” Well, my child sekarang giliran saya yang memperkenalkan diri kpd kalian, saya flitwick pengajar kelas mantra, padahal lebih suka herbology.” Flitwick tampak sedikit mengeluarkan balet andalannya malam itu. Akhirnya waktu untuk para staff mengenalkan dirinya satu persatu, dimulai dari madam Pomfrey seorang penyembuh di Hospital Wing,” Hai cin, apa kalian suka lagu ungu? Capcus cin” ƪ(˘_˘'!|)ʃ Para siswa sangat heran mendengar perkataan madam pompom itu, selanjutnya Filch memperkenalkan dirinya kepada semua murid “ Bagi yang melanggar akan saya hukum!” Wajahnya terlihat garang tapi menyedihkan.
“ WOKWOWKWOKWOK, Well my child sepertinya perkenalan kita sudah selesai, sekarang saatnya kita masuk ke acara inti yaitu seleksi asrama oleh topi seleksi peninggalan para pendiri Hogwarts,” Flitwick maju kedepan mimbar dan menyerahkan topi seleksi ke professor Minerva. “ Thank you Professor flitwick” Jawab Minerva. “ Baiklah anak anakku sekarang waktunya upacara seleksi asrama, upacara ini sangat sakral dan akan menentukan asrama apa yang ccocok untukmu di IHSW, baiklah sekarang saya akan memanggil daftar nama yangtertera di perkamen ini untuk maju satu persatu.” Minerva sesekali membenarkan kacamata bulatnya. “ Bella Widhy Prakasa” teriak Minerva, dan sesegera anak itu maju kedepan dengan perasaan yang takut dan cemas, sebenarnya didalam hatinya ia menginginkan untuk dapat masuk ke asrama… “ GRYFFINDOR” teriak topi seleksi. Dilanjutkan dengan “evita potter”. Wanita kecil itu segera menuju ke kursi topi seleksi dan mengenakannya, “Hmmm” Topi seleksi tampak kebingungan dan GRYFFINDOR. Tampak sorak sorai para murid grYffindor dari meja Gryffindor dan sambutan hangat dari prefek Gryffindor Nabillah Granger Dan Robby Potter. “ What Gryffindor again?, mengapa mereka sangat suka dimasukkan ke asrama lumpur itu.” James gaunt , seorang prefek slytherin sangat kesal dan geram akan upacara itu. Ia pun berniat untuk memanggil sang hantu jahil Peeves, tetapi hal itu sepertinya mustahil baginya karena kehadiran baron berdarah di aula besar,ia pun hanya menggerutu kesal. “Selanjutnya Luna Lovegood” Professor Minerva menggulung perkamennya dan memakaikan topi seleksi ke kepala Luna. “ Well you smart, Intellegent aand actually brave, so…I’m gotta confuse,, well RAVENCLAW” teriak topi seleksi, Luna berlari menuju ke meja Ravenclaw disambut meriah oleh anak Ravenclaw lain dan juga prefek mereka igede kasman dan Allya yang sempat ditemuinya di Diagon Allay bersama kelinci dan teman temannya. “selanjutnya OKARIYADI BLACK” sahut Minerva. Siswa itu menuju ke depan dan tampak sangat ketakutan, wajahnya memucat entah apa yang dipikirkannya hingga akhirnya mengompol.” Euh kau sungguh bau Tuan,” ucap Minerva, segera ia memasangkan topi seleksi ke  kepala Oka, dan Topi seleksi sejenak berpikir hingga hamper ketiduran “ HUFFLEPUFF” teriaknya. Oka disambut meriah oleh para siswa Hufflepuff di meja mereka dan mendapat sambutan hangat dari prefek mereka Afny dan Ais Diggory. “Selanjutnya Hannah Abbot” Minerva memasangkan Topi ke kepala Hannah dan HUFFLEPUFF. Sekali lagi para siswa Hufflepuff melemparkan topi mereka sambil bersorak, “ Cih membosankan” gerutu james gaunt. “ Marvolo Gaunt” teriak Minerva seraya membaca perkamennya dan memasangkan topi ke kepala anak tersebut, Topi seleksi terdiam dan bergidik SSSLYTHHHERINN. Marvolo melompat dan berlari menuju ke meja slytherin dan disambut hangat oleh anak anak slytherin termasuk prefknya James Gaunt dan disusul oleh Retno,Nurul, Nadinda serta Ian yang masuk ke asrama ular tersebut. Tampak sorakan dari meja Gryffindor mengenai peristiwa itu. Wuuuuuuu. The last “ Mister Potter” sebut Minerva dan tampaknya Minerva sudah tidak asing lagi dengan anak ini. “ apa benar kau mister Potter?” Tanya Minerva. “ Ya benar itu aku.” Sahut Potter. “ baiklah kalau begitu silahkan duduk”. Minerva memasangkan Topi seleksi ke kepala Potter dan terlihat kebingungan dari Topi Seleksi, apakah ia akan menaruh Potter di asrama Gryffindor, Ravenclaw, Hufflepuff, atau Slytherin. Tampak suasana sunyi di dalam aula besar kecuali terlihat maadam pompom yang sibuk berdandan ƪ(˘_˘'!|)ʃ. “ Well, kau pemberani, cerdas, setia kawan dan juga ambisius, aku bingung untuk menempatkanmu tuan.” Ujar Topi seleksi, dan untuk waktu yang agak lama akkhirnya sang topi seleksi memutuskan dan berteriak HHHHHGRYFFINDOR… “ yey sambut anak anak Gryffindor kepada Potter, Potter berjalan menuju kerumunan untuk ke meja Gryffindor.  “ well, so much  Potter, sudah kubilang kau tidak akan memasuki asrama darah murni dengan status darahmu yang kotor itu.” Bisik Marvolo kepada Potter, tetapi Potter kurang memperdulikannya karena ia merasa senang dapat memasuki asrama  para ksatria tersebut.” THE CEREMONY IS DISMISSED” teriak Minerva sambil terbatuk, sepertinya  mulutnya sudah keluar busa karena sangat kelelahan. “ well Potter sepertinya kita semua harus berpisah sekarang, karena sepertinya kita harus ke asrama kita  masing masing.” Ujar Hannah kepada Potter.  Ya tentu saja itu mengasyikan dengan 3 asrama berbeda” jawab Potter, Luna hanya tersenyum kecil dan terlihat bahagia mendengar hal itu. “ WELL  MY CHILDREN sudah waktunya kalian untuk mengetahui wilayah kastil IHSW ini, para prefek akan memperkenalkan kepada kalan wilayah IHSW dan tentunya asrama kalian, maka dari itu saya perintahkan untuk para Prefek membimbing adik adiiknya. “ Flitwick berceloteh dibalik mimbar yang hampir tidak diketahui siapa yang berbicara paa saat itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar